BNNP Jateng Sukses Amankan Terduga Serta Tanda Bukti Narkotika

Agen Casino

BNNP Jateng Sukses Amankan Terduga Serta Tanda Bukti Narkotika – Team Satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jawa Tengah gagalkan penyelundupan sabu melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang seberat 200 gr. Aktor sukses diamankan bersama dengan tanda bukti.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Benny Gunawan menjelaskan pengungkapan dikerjakan hari Selasa (9/7) lalu jam 01.00 WIB pagi hari bekerja bersama dengan Bea Cukai Jateng-DIY, Bea Cukai Semarang, Bea Cukai Kalimantan Barat, serta Bea Cukai Pontianak.

“Team kombinasi sukses amankan terduga serta tanda bukti narkotika type sabu sekitar 200 gr,” kata Benny, Jumat (12/7/2019).

Awalannya ada info akan ada kurir narkoba dari Pontianak ke Semarang. Sesudah diselidiki, kurir bernama Sutan Andi Widakso (35) masyarakat Jepara itu pergi memakai jalan laut.

“Team kombinasi serta bea Cukai terima info kurir narkoba dari Pontianak ke Semarang melalui perjalanan laut dengan menumpang Kapal Dharma Kencana,” tuturnya.

Aktor langsung dikerjakan pemeriksaan oleh team kombinasi sesudah datang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Waktu itu ditemuman paket sabu dalam plastik yang dibawa di kantong jaket kanan serta kiri.

“Ia bawa 2 bungkus plastik berisi kristal bening semasing berisi 100 gr yang disangka sabu,” pungkas Benny.

Aktor pilih jalan laut serta melalui pelabuhan sebab berasumsi tambah murah serta dapat menipu petugas. Modus lewat jalu Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ini adalah yang pertama diatasi BNNP Jateng.

“Melalui laut ini tambah murah. Ia memandang dapat menipu petugas,” tuturnya.

Nyatanya aktor adalah kurir yang dikendaliman oleh terpidana penghuni sel F11 Lapas Kedungpane Semarang bernama Feri Ariyanto. Dari pernyataan aktor, dia diperintah oleh Feri ke Pontianak memakai pesawat pada 4 Juli 2019 untuk ambil sabu.

“Gagasannya sabu itu akan disebarkan di daerah Jepara serta Sutan telah ditransfer Rp 10 juta untuk ongkos operasional,” tuturnya.

BNNP selanjutnya menggandeng faksi Lapas untuk memeriksa sel Feri. Disana diketemukan 3 hp yang dipakai Feri untuk berkomunikasi dengan kurir sabu.

“Feri itu narapidana narkotika yang sedang jalani vonis 1 tahun penjara. Awalnya ia sempat juga terjebak masalah narkoba serta diberi hukuman 1,5 tahun penjara,” tutur Benny.

Beberapa terduga sekarang dijaring Masalah 114, 112, serta 132 UU nomer 35 tahun 2009 mengenai narkotika dengan intimidasi hukuman minimum 5 tahun penjara serta optimal hukuman mati.