Home / Berita Umum / Pendeta Gugat UU Perkawinan Dipicu Pasutri Mudah Bercerai

Pendeta Gugat UU Perkawinan Dipicu Pasutri Mudah Bercerai

Pendeta Gugat UU Perkawinan Dipicu Pasutri Mudah Bercerai – Seseorang pendeta dari Bekasi, Pdp Rolas Jakson Tampubolon, menuntut UU Perkawinan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dia keberatan dengan UU Perkawinan itu sebab perceraian di UU gampang dikerjakan.

Rolas menuntut Masalah 39 ayat 1 UU Perkawinan yang mengeluarkan bunyi:

Perceraian cuma bisa dikerjakan di muka sidang Pengadilan sesudah Pengadilan yang berkaitan berupaya serta tidak berhenti mendamaikan kedua pihak.

Nah, sebagai pendeta, ia memandang masalah di atas mengakibatkan orang gampang bercerai. Semestinya, menurutnya, pengadilan lihat peranan tokoh agama dalam memandang satu perkawinan.

“Masalah 39 ayat 1 dikatakan tidak memiliki kemampuan hukum mengikat selama tidak dimaknai ‘perceraian cuma dikerjakan di muka sidang pengadilan sesudah suami atau istri mendapatkan info tuntunan perkawinan dari tokoh agama yang hukum agamanya melarang perceraian,” demikian menuntut Rolas, seperti diambil dari berkas tuntutan yang dipublikasi web MK, Senin (8/7/2019).

Rolas memandang masalah dalam UU Perkawinan di atas masih lemah dalam dimensi agama yang dianutnya. Karena, menurut Alkitab, perceraian itu dilarang seperti Firman Tuhan dalam Injil Matius 19:6, yakni:

Demikian mereka bukan dua, tetapi satu. Karenanya, apa yang sudah dipersatukan Allah, tidak bisa diceraikan manusia.

“Perceraian yang cuma dikerjakan di muka sidang pengadilan sudah kurangi peranan kependetaan sebab tidak diberi peluang pada pemohon untuk memberi nasehat, tuntunan serta konseling buat jemaat yang akan bercerai hingga perkawinan mereka jadi terpecah serta memunculkan implikasi yang tidak baik,” tutur Rolas.

“Walau sebenarnya, adanya nasehat, tuntunan, serta konseling, sedikitnya bisa memberi keinginan supaya rumah tangga jemaat tidak jadi pecah sebab perceraian,” sambung Rolas.

About penulis77