Home / Berita Umum / Prabowo Subianto Miliki tanah Sangat Luas Di Kalimantan Serta Sumatra

Prabowo Subianto Miliki tanah Sangat Luas Di Kalimantan Serta Sumatra

Prabowo Subianto Miliki tanah Sangat Luas Di Kalimantan Serta Sumatra  – Disaat dimaksud Jokowi jika Prabowo Subianto miliki tanah sangat luas di Kalimantan serta Sumatra pada Debat Ke-2 Pemilihan presiden, Minggu (17/2/2019), Prabowo tak menyangkal. Menjadi orang kaya, tentunya tak usah malu miliki banyak harta. Banyak orang tahu Prabowo Subianto ikut seseorang bisnisman, walaupun faktanya telat terjun ke dunia usaha, sebab asik pada dunia militer lebih dari 20 tahun.

Sesudah tersungkur karir militernya, sisa Letnan Jenderal Prabowo Subianto juga terjun ke dunia usaha. Disaat ada di Amman, Yordania, Prabowo berubah menjadi perwakilan golongan usaha Tirtamas/Comexindo. Dalam hal usaha, Prabowo terlihat tak terlepas dari adiknya, Hashim Djojohadiksumo, yg makin lebih dahulu terjun ke dunia usaha.

Disaat masihlah di luar negeri, seperti dicatat George Junus Aditjondro, dalam Korupsi Kepresidenan (2006), Prabowo persiapkan tiga sektor usaha baru. Usaha yg di rancang Prabowo yaitu pengamanan project tambang, pemrosesan kertas, serta penggalian sumber-sumber daya (hlm. 10).

Dari Kertas hingga sampai Tambang
Pada November 2001, bersama dengan Johan Teguh Sugianto serta Widjono Hardjanto, Prabowo dirikan Nusantara Daya. Perusahaan-perusahaan yg bernaung di dalamnya beroperasi di bagian pulp, kehutanan serta pertanian, pertambangan, perikanan komersial, serta layanan service profesional. Nusantara Daya diklaim punyai asset sebesar 1 miliar dolar AS serta memperkerjakan 10.000 karyawan.

Di sektor layanan pengamanan, seperti dicatat George Junus Aditjondro, Prabowo sehubungan PT Gardatama Nusantara. Beberapa clientnya yaitu perusahaan pertambangan di Kalimantan serta Sumatra. Bab perusahaan tambang, Prabowo sempat berubah menjadi komisaris perusahaan migas di Kazakhstan, Karazanbasmunai.

Muhammad Bob Hasan, yg hilang taring menjadi “raja rimba” sesudah Soeharto jatuh, diketahui menjadi bos PT Kiani Kertas. Perusahaan ini selanjutnya macet. Disaat perusahaan ini dalam permasalahan, JP Morgan menawarnya di harga tinggi. Prabowo lantas ada. Ujarnya, terakhir kala dikontrol kejaksaan, waktu dirinya sendiri masuk ke usaha itu melalui PT Anugerah Citra Investama, Kiani Kertas telah macet saat 6 tahun.

“Jadi masa itu kami mengupayakan selamatkannya,” tangkisnya di Kejaksaan Agung, Selasa (5/7/2005) seperti dikutip Tempo.

Kiani Kertas dirasa asset terpenting nasional buat Prabowo. Bob Hasan serta Prabowo terasa biar perusahaan semacam ini jangan sempat jatuh ke pemodal asing, tetapi Prabowo gak berkemampuan melindungi perusahaan itu. Selanjutnya, perusahaan itu juga dipasarkan ke JP Morgan juga.

PT Kiani Kertas terakhir berubah menjadi PT Kertas Nusantara. Prabowo masihlah sehubungan juga. Setiap mendekati Prabowo maju berubah menjadi capres, rumor bab pegawai Kiani Kertas yg belumlah terima penghasilan mendadak jadi rumor panas.

Sekian waktu yang lalu, nama Prabowo serta Nusantara Energy dikatakan dalam dokumen hasil investigasi International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) yg berisi perincian keuangan orang kaya dari seluruhnya dunia yg memarkir investasi di luar negeri. Bab ini, anak buah Prabowo sangat legendaris, Fadli Zon, menolak. “Yang saya kenal apakah yg disebut yaitu Nusantara Energy Sumber Limited itu tak ada jalinan dengan Pak Prabowo,” tangkisnya.

Hashim Lebih Dahulu
Urus perusahaan bukan soal ringan buat beberapa orang, termasuk juga Prabowo. Pertaruhannya yaitu nama baik. Walaupun dirinya sendiri anak pakar ekonomi serta abang dari seseorang pebisnis, bukan agunan Prabowo sanggup mengelola perusahaan besar. Ditambah lagi saat 20 tahun lebih dunia Prabowo yaitu dunia militer, bukan usaha. Prabowo semestinya tak dapat sendirian dalam berwiraswasta.

Hashim mulai berwiraswasta di Indonesia pada lebih kurang 1978, disaat Sumitro Djojohadikusumo gak kembali berubah menjadi Menteri Negara Penelitian. Telah belasan tahun Hashim hidup di luar negeri. Hashim tak pulang dengan modal dengkul. Ada ijazah dari sekolah tinggi di Pamona serta pengalaman magang pada suatu bank investasi Lazard Freres di Paris.

Tak susah buat Hashim dalam waktu cepat berubah menjadi Direktur di PT Indoconsult Associates yg berkantor di Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim nomer 98 Jakarta Pusat. Disana juga Sumitro berkantor, sebab Sumitro yaitu pendiri perusahaan itu. PT Indoconsult bukan perusahaan besar. Sumitro tak diketahui menjadi usahawan, tetapi begawan ekonomi yg besar namanya di Indonesia.

“Saya tidak enak saja. Jadi demikian saya pulang, bapak saya telah gak pegang jabatan kembali. Kan lebih enak, tidak ada yg nuduh saya berwiraswasta sebab layanan orangtua,” kata Hashim seperti diambil Didin Abidin Masud dalam Pertempuran 26 Manajer Indonesia Ketujuan Sukses (1997: 46).

“Namun, di perusahaan yg beroperasi di bagian konsultasi manajemen ini Hashim cuma bertahan saat dua tahun. Selanjutnya dia mulai menekuni upaya di sektor perdagangan dalam negeri, dengan dirikan PT Jaman Persada,” catat Didin Abidin Masud.

Perusahaan itu dipandang seperti perusahaan yg kali pertama didirikannya. Hashim merangkak bangun upayanya.

Di jaman 1990-an usaha Hashim melejit hebat, seperti ikut karir Prabowo. Sesudah Jaman Persada, ia selanjutnya mengurus PT Tidar Kerinci Agung (menjadi Presiden Direktur sejak mulai 1984); PT Prahabima (sejak mulai 1985 menjadi Presiden Direktur); PT Bank Universal (sejak mulai 1985 menjadi komisaris); PT Ina Persada (sejak mulai 1986 menjadi Presiden Direktur); PT Tirtamas Majutama (dipimpinnya sejak mulai 1987); serta perusahaan-perusahaan yang lain.

Pada 1988, melalui Tirtamas Majutama, Hashim berubah menjadi pemilik PT Semen Cibinong. Menurut Asia Today (Volume 10, 1992: 50), Tirtamas yaitu perusahaan pokok yg beroperasi di bagian sumber daya, manufaktur, serta perdagangan.

Hashim ikut terjun ke usaha minyak sampai Kazakhstan. Hingga sampai runtuhnya rezim Orde Bama yg diampu mertua abangnya, Hashim konsisten kaya. Menurut majalah Forbes (2018), Hashim ada di ranking 35 orang paling kaya di Indonesia dengan kekayaan 850 juta dolar AS.

Sekarang ini, induk dari usaha-usaha Hashim itu dinamakan Arsari Grup. Nama group itu yaitu kombinasi dari nama panggilan anak-anak Hashim. Dimulai dengan Aryo (Aryo Djojohadikusumo), Sara (Rahayu Saraswati Djojohadikusumo), serta Indra (Indra Djojohadikusumo).

Tidak cuman sehubungan dengan group upaya, Arsari ikut berubah menjadi nama yayasan yg dibuat Hashim, Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD). Yayasan ini ikut pula dalam penerbitan buku Takdir: Kisah Pangeran Diponegoro 1785-1855 (2015) serta Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro serta Akhir Tatanan Lama di Jawa, 1785-1855 (2011) yg ditulis sejarawan berdarah Inggris kelahiran Burma, Peter Brian Ramsay Carey.

Hashim yg senang barang antik ikut sering dikabarkan menjadi penyelamat beberapa benda purbakala yg hampir hilang serta mau dibawa ke luar negeri.

About admin