Home / Berita Umum / Sejumlah 22 Korban Wafat Sudah Teridentifikasi

Sejumlah 22 Korban Wafat Sudah Teridentifikasi

Sejumlah 22 Korban Wafat Sudah Teridentifikasi – Menurut data sesaat dari Posko Induk Penanggulangan Petaka di Kantor Bupati Jayapura, korban wafat karena banjir serta tanah longsor di Jayapura capai 73 orang. Tidak hanya itu, terdaftar 4. 273 orang mengungsi ke beberapa tenda pengungsian yg menyebar di beberapa lokasi di Jayapura. Baca bukti selengkapnya dibawah ini :

1. Pengungsi banjir serta longsor capai 4. 273 orang

Banyak rumah penduduk rusak diterjang banjir. Kapala Sektor (Kabid) Interaksi Orang (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di RS Bhayangkara mengemukakan, banyak pengungsi menyebar di sejumkah titik. ” Ada empat titik pengungsian, namun pengungsi paling banyak berada di Kantor Bupati Jayapura, ” tuturnya. AM Kamal menyuarakan, banyak pengungsi datang dari sembilan lokasi yg terdampak banjir, ialah BTN Gajah Mada (1. 450 orang) , BTN Bintang Timur (600 orang) , Doyo Baru (200 orang) , Kemiri (200 orang) , Panti Jompo (23 orang) , HIS (300 orang) , Gunung Merah (200 orang) , tempat tinggal bupati (1. 000 orang) , serta SIL (300 orang) . Perlindungan logistik, busana, serta obat-obatan mulai banyak yang datang, baik dari pemerintah, BUMN, perusahaan swasta serta organisasi kerukunan orang. Kamal menuturkan, banyak pengungsi masihlah butuh perlindungan, terlebih makanan serta busana.

2. Seseorang bayi selamat di dalam puing rumah

Seseorang bayi berumur lima bulan selamat dari banjir bandang yg menyerang.menimpa Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, meskipun sudah sempat tejepit puing kayu rumah saat enam jam, Minggu (17/3/2019) . Korban diketemukan lebih kurang waktu 08. 00 WIT, di Kampung Taruna, Jalan Sosial Sentani oleh prajurit TNI dari Grup Yonif RK 751/ VJS. Kapendam 17 Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi mengemukakan, awalannya Sertu Hanafi, Sertu Samsi, Prada Yacob, Prada yusril serta Prada Syahril melakukan penanggulangan petaka banjir di lebih kurang Kampung Taruna. Kala melakukan penyisiran, Prada Syahril temukan bayi di kolong rumah penduduk dengan urutan terjepit kayu runtuhan rumah. ” Korban masihlah berumur lima bulan. Bayi itu orang asli Papua, ” kata Aidi dalam info tertulisnya, Minggu siang.

3. Pertamina yakinkan suplai BBM di Jayapura aman

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua menegaskan seluruhnya layanan pemasaran bahan bakar minyak ( BBM) punya Pertamina di lokasi Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, dalam situasi aman pasca-banjir bandang pada Sabtu (16/3/2019) malam. ” Kami selalu menegaskan pekerjaan penyaluran berjalan dengan lancar, ” tukasnya Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua PT Pertamina (Persero) , Brasto Galih Nugroho, Minggu malam. Tidak hanya itu, kata Brasto, pihaknya pun menegaskan Depot Pengisian Pesawat Hawa (DPPU) Sentani pun dalam situasi aman serta beroperasi dengan cara normal. Pasca-banjir bandang, DPPU Sentani terpantau bisa menjalankan kesibukan penerimaan, penumpukan, serta penyaluran bahan bakar pesawat avtur dengan cara normal serta kesibukan tdk terganggu.

4. Sejumlah 22 korban wafat sudah teridentifikasi

Kepala Biddokes Polda Papua Kombes Pol Ramon Amiman mengemukakan, proses identifikasi dalam hari pertama sudah di stop serta dapat kembali dilanjut pada Senin (18/3/2019) . Petugas sudah mengidentifikasi 22 korban petaka alam di Jayapura. Ramon memohon supaya banyak keluarga korban yg masihlah menanti hasil identifikasi dapat bersabar sebab team Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua dapat mengupayakan kerja sesegera mungkin. ” Situasi korban tdk dalam kondisi rusak berat hingga proses pencocokan data yg dibawa keluarga dengan korban dapat dikerjakan dalam sekejap, ” kata Ramon.

About admin